Lulusan Pariwisata Ngapain sih?

Sejak awal masuk kuliah, hingga kini sudah lulus dan wisuda, pertanyaan yang paling sering ditanyakan kepadaku sebagai mahasiswa pariwisata, dari sekian banyak pertanyaan, salah satunya adalah pertanyaan kaya gini; 

"Lulusan pariwisata itu kerjanya apa?" atau "Lulusan pariwisata itu ngapain sih?" atau terkadang "Lulusan pariwisata itu jadi apa?"


Bisa dibilang sebenernya kadang lelah menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Lelah karena sebenarnya apa yang dijalani dan dipelajari itu sangat banyak, dan mayoritas orang beranggapan bahwa pariwisata itu ya hotel, atau perhotelan. Padahal pariwisata itu luas sekali, dan tidak melulu hanya hotel. Hotel hanya satu dari sekian banyak bidang didalam dunia pariwisata. 
But anyway, tidak semua orang mungkin mengerti dan memahami itu. Jadi, terkadang tidak apa buatku memberikan cerita sedikit soal jurusanku. 

First of All, Pariwisata itu memang jurusannya jalan-jalan. Jadi jangan heran kalau kerjaan anak pariwisata main kesana kemari, berpindah-pindah lokasi, karena memang itulah anak pariwisata. Lalu, yang dipelajari apa kalau ke tempat-tempat wisata? apa jalan jalan doang?
oh tentu tidak, anak pariwisata banyak banget yang perlu dipelajari dan dianalisis saat mengunjungi suatu atraksi atau destinasi. Mulai dari pengelolaannya, struktur organisasi, jenis wisatanya, target market, promosinya, aksesibilitas, akomodasi, amenitas, bagaimana sustainability nya sebuah tempat wisata, sejarahnya, budayanya, pendapatan pariwisata, dan banyak lagi lainnya. Jadi, banyak hal yang harus diteliti, dipelajari, dan dianalisis di sebuah tempat wisata. Bagi anak pariwisata, datang ke tempat wisata untuk mengerjakan tugas harian atau project kuliah, adalah ladang ilmu. Senang-senang dan bisa 'bermain' di lokasi wisata adalah bonus yang memang sewajarnya akan didapatkan ditempat wisata. 

Kedua, kenapa sih pariwisata selalu di kategorikan dengan hotel? atau di asosiasikan dengan hotel?
well, Hotel adalah salah satu materi atau bagian dari pariwisata. Komponen terbesarnya bahkan mungkin. Di UGM, perhotelan dipelajari pada semester 2. Mulai dari Front Office, food and baverage, house keeping, dan lain sebagainya. Hotel merupakan bagian dari akomodasi dari pariwisata. Faktor pelengkap dan juga inti utama berjalannya tempat wisata. Sebuah tempat wisata, baik itu atraksi maupun destinasi tentu membutuhkan hotel atau penginapan sebagai akomodasinya. Jika dilihat pada kota-kota besar pariwisata seperti Bali, Yogyakarta, Malang, dan banyak kota lainnya di Indonesia, tentu ada banyak ketersediaan hotel dan penginapan lainnya. Ditambah majunya era teknologi, banyak kemudahan untuk pemesanan akomodasi dalam hal penginapan dan transportasi. Hotel menjadi sebuah topik yang dapat dibahas secara luas dan mendalam di bidang pariwisata. Itulah kenapa, ada bagian tersendiri atau kadang penjurusan untuk perhotelan. Bahkan saat ini banyak kampus yang langsung membuka jurusan perhotelan. 

Ketiga, menjawab pertanyaan di awal, apa sih kerjanya lulusan pariwisata? Lulusan pariwisata ngapain sih? 
Wah, jujur banyak banget. Kalau kamu dari jurusan Pariwisata, kamu tentunya akan banyak belajar bidang-bidang atau hal-hal yang berhubungan dengan pariwisata. 
Coba kita breakdown satu-satu dari mata kuliah dan linearnya ke dalam sebuah pekerjaan. 

Mahasiswa pariwisata tentu akan belajar pariwisata secara menyeluruh. Pariwisata memiliki 3 aspek terkecil yang wajib ada yang biasa disebut 3A yaitu Akomodasi, Aksesibilitas, dan Amenitas. Tiga hal tersebut adalah tiga kepentingan yang harus ada dalam sebuah objek atau destinasi wisata. 

Semester dua, kami ada belajar mengenai perhotelan, pekerjaan yang dapat dilakukan dari lulusan pariwisata di bidang perhotelan tentu ada banyak sekali. Bekerja di hotel banyak sekali bidangnya mulai dari Front office, pastry, kitchen (bisa beraneka macam), marketing, Guest Relation Officer (GRO), public relation, sales, house keeper, HRD, admin, finance dan accounting, atau bahkan bisa bekerja pada manajemen hotel di perusahaan-perusahaan besar seperti Accor dan Hotel Indonesia (Ina Group). 
Nah, itu baru dari salah satu bidangnya. 
Lalu yang paling sering dan tak kalah luasnya bidang di dalam pariwisata, tentu Tour & Travel. Materi ini kami pelajari mulai dari semester 3 hingga semester 5 sebenarnya. Apa saja yang dapat dikerjakan lulusan pariwisata di bidang ini? 
Ada ticketing, guide, tour planner, travel consultant, dan lain sebagainya. Bisnis Tour & Travel adalah bisnis yang paling banyak di gandrungi anak-anak pariwisata. Saat ini, ada jurusan yang lebih fokus lagi dalam membahas bidang Tour and Travel ini, yaitu jurusan Biro Perjalanan Wisata (BPW) atau Usaha Perjalanan Wisata (UPW). Bidang ini membuat kita belajar juga bagaimana me-manage sebuah tour & travel. 
Tidak berhenti sampai disitu, dapat pula bekerja di bidang MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition) dan Event. Indonesia saat ini memiliki 10 kota besar yang sudah siap menyambut adanya MICE seperti Yogyakarta, Jakaarta, Bali, Makassar, Surabaya, dan lain-lain. Belum lagi banyaknya jenis penyelenggara event mulai dari Wedding, Musik, dan lain-lain. Bidang yang satu ini tentu banyak dipelajari juga oleh anak pariwisata, karena event juga bagian dari atraksi dalam pariwisata. 
Terakhir, lulusan pariwisata tentu dapat bekerja pada pemerintahan. Mau jadi PNS? bisa sekali. 
Banyak sekali fresh graduate dari jurusan pariwisata yang masih bercita-cita untuk bekerja di Kementerian Pariwisata (atau ingin jadi menteri pariwisatanya?). Selain itu, masing-masing provinsi banyak yang sudah menyediakan dinas pariwisatanya masing-masing, dapat juga sedikit melenceng, bekerja pada KBRI dan mengurus wisatawan asing atau wisatawan indonesia yang sedang berada di luar negeri, atau ke Imigrasi untuk pengurusan Visa dan berbagai dokumen perjalanan lainnya. 

Jadi kesimpulannya?
Lulusan pariwisata memiliki banyak sekali bidang yang dapat dipelajari, dijadikan pekerjaan, dan hal yang ditekuni setelah lulus. 

Semoga tulisan ini bisa membantu dan memberi pencerahan!

Thank you!

Comments