Sebuah tulisan kerinduan untuk Liburan

Dear Liburan, 

Halo liburan. Kamu apa kabar? 
sepertinya sudah lama tidak bertemu. Entah rencana yang terpaksa gagal, hari libur yang terlalu pendek dan tidak pas, cuti yang tidak di approve atasan, atau kantong yang masih harus berhemat, atau bahkan karena corona yang baru-baru ini sedang senang world tour. 

Banyak tempat ditutup, banyak tempat wisata lockdown, dan berhentinya segala macam kegiatan hiburan yang biasanya menghilangkan penat sejenak. Banyak tempat yang tadinya kita harapkan bisa menjadi tempat pelarian sejenak, nyatanya harus tutup dan berhenti beroperasi karena kondisi baru-baru ini. 

Liburan, rasanya masih jauh sekali ya aku akan bertemu denganmu? 
Entah kapan. Mau menebak, tapi takut berharap pada yang tak pasti. Karena kebijakan pemerintah pun terkadang tidak bisa ditebak dan bisa berubah sewaktu-waktu. Mau berdoa pun sudah dilakukan berkali kali, agar kondisi ini segera berakhir. Agar aku, kamu, dan kita semua yang rindu dengan liburan akan segera dipertemukan. Pertemuan dengan liburan mungkin nanti selayaknya seperti perjumpaan yang sudah lama tidak bertemu, rindu yang penuh, dan bahagia yang tidak bisa dituliskan lagi dalam untaian kata. 

Hey liburan, Jika nanti kita bertemu kembali, aku harap kita tidak harus berpisah selama ini lagi. Tidak perlu menahan rindu selama ini, tidak perlu melirik kalender berkali-kali dan berkata dalam hati 'sebentar lagi kok liburannya, sabar'. Karena nyatanya, menunggu kedatanganmu itu tidak pernah bisa dinanti dengan sabar. 

Jika nanti kita bertemu lagi, aku harap kita semua dalam keadaan baik ya. Semoga corona ini cepat enyah dan bosan ada di muka bumi kalau perlu. Tidak lelah kah dia memisahkan kita? 

Aku rindu, benar-benar rindu liburan. Maka sebuah tulisan inilah yang aku harap dapat sedikit mengobati kerinduan yang luar biasa menumpuk padamu. 

See you when i see you, 

Xoxo, Aku yang rindu liburan 

Comments