Rescheduling Traveling Plans

Seaesta Komodo

 

Memasuki 2021, nggak bisa dipungkiri banyak sekali rencana-rencana pada tahun 2020 yang mencoba dibenahi, dijadwalkan ulang, dan berusaha mencari kemungkinan-kemungkinan baik lainnya. Traveling salah satunya. Jalan-jalan yang ditunda ke beberapa destinasi pada tahun 2020, perlahan disusun kembali untuk perjalanan-perjalanan di tahun ini. 

Rescheduling sebenarnya bukan hal yang menyenangkan karena harus mengulang beberapa detail yang kita tau sebelumnya, sudah gagal atau hancur berantakan mungkin. 

Namun merencanakan sebuah perjalanan liburan selalu menyenangkan, ditunggu, dan menjadi sesuatu yang spesial. 

Tahun lalu, semua rasanya tidak mungkin untuk melakukan perjalanan ke luar kota, khususnya menggunakan pesawat atau transportasi umum lainnya. Namun ternyata setahun berlalu, perasaan takut, cemas, dan khawatir akan keamanan dan kenyamanan selama bepergian ini masih ada. Masih ada ketakutan akan tertular virus corona, masih ada ketakutan akan adanya cancel trip yang secara tiba-tiba diumumkan, atau berbagai alasan lainnya. Kenyataan bahwa bepergian menggunakan transportasi umum untuk liburan di Indonesia jelas-jelas tidak aman semua memang sangatlah menyedihkan. Dari sekian banyak pilihan maskapai penerbangan, yang benar-benar melaksanakan social distancing hanya Garuda Indonesia. Vaksin memang sudah mulai disebarkan, namun tetap lebih banyak orang-orang yang tidak mendapatkan vaksin dan hanya mengadalkan keyakinan bahwa dirinya sehat. 

Banyak hal yang rasanya masih menghantui traveller untuk bepergian di Indonesia. Mencoba menikmati keindahan alamnya sejenak, kabur dari bisingnya ibukota dan sekitarnya. Sudah terlalu lama memendam jiwa bertulang, sudah terlalu lama craving for another journey. 

Mengatur ulang semuanya, memberikan upgrade pada beberapa hal dalam perjalanan untuk keamanan dan kenyamanan pribadi seperti adanya kamar private dan bukan sharing. Persiapan biaya untuk tes SWAB Antigen atau SWAB PCR, membawa barang utilitas pribadi lebih untuk menjaga kenyamanan dan juga keamanan diri dari tercampur dengan orang lain, hingga melebihkan pakaian agar terhindar dari adanya virus yang menempel. Begitu banyak list yang harus dipastikan untuk melakukan traveling kembali di tahun ini. 


Kali ini saja, 

semoga semua membaik, semoga vaksin lekas merata untuk semua kalangan bukan hanya yang ber privilage atau dirasa prioritas oleh pemerintah, semoga tidak ada lagi cancel trip karena alasan penutupan pulau atau diberhentikannya penerbangan. 

Only for this time

i hope to rescheduling my travel plans 

making them real not only a cancel plans. 

Comments