Menginap di Seaesta Komodo Labuan Bajo

Seperti yang sudah di janjikan pada tulisan sebelumnya mengenai trip Labuan Bajo, kali ini saya mau mencoba untuk memberikan review mengenai Seaesta Hotel di Labuan Bajo. Mencari hotel atau penginapan di Labuan Bajo bisa dibilang susah-susah gampang. Terbilang susah karena banyaknya pilihan hotel yang tersedia di Labuan Bajo, terutama untuk wisatawan yang belum pernah berkunjung ke Labuan Bajo sama sekali, akan memiliki banyak pertimbangan karena belum tau mana pilihan yang terbaik untuk menginap di Labuan Bajo sebelum atau sesudah sailing. Banyaknya pilihan hotel di Labuan Bajo ini pun terbilang unik karena banyak yang mirip, sama-sama aesthetic dan instagramable, dan berada di lokasi yang sama-sama bagus. Kesimpulannya? Banyak hotel bagus di Labuan Bajo. Terbilang mudah mencari hotel, jika memang kita sudah  tau apa yang kita butuhkan, tujuan dari menginap disana, dan tentunya yang paling penting adalah berapa budget yang sudah kita siapkan. 


Seaesta Hotel & Hostel adalah salah satu dari sekian banyak hotel yang saya sudah incar dan masuk ke dalam list penginapan yang mau saya coba saat saya ke Bajo. Memilih penginapan ini juga merupakan sebuah proses yang butuh riset walaupun mungkin terbilang lebih  mudah dibandingkan riset memilih trip planner. 

Saya memulai menyeleksi penginapan ini tentunya yang pertama dari harga yang sesuai dengan budget hotel saya. Kemudian, saya melihat review yang diberikan orang lain di berbagai platform online. Selanjutnya, saya memastikan melihat sosial media dari hotel tersebut untuk melihat keadaan saat ini dan unggahan dari orang lain yang sedang berada di hotel tersebut. Setelah yakin, saya akhirnya memilih Seaesta Hotel. Walaupun trip ke Labuan Bajo kemarin batal di bulan Maret 2020, namun saat melakukan rescheduling perjalanan kembali untuk bulan Mei kemarin, saya tetap memilih untuk menginap di Seaesta Hotel. 



Saya booking Seaesta Hotel sejak satu setengah bulan sebelum keberangkatan di salah satu OTA (Online Travel Agent) terkenal di Indonesia. Sehingga waktu itu, saya dan teman saya mendapatkan harga Rp 595.000 untuk kamar Private Double Room. Jadi kami masing-masing hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp 297.500 per-orang untuk penginapan exclude sarapannya. 

Selain menyediakan kamar private yang bisa diisi oleh 2 orang, Seaesta juga menyediakan kamar dormitory dengan isi 4-8 orang dan bisa memilih kamar female only dan mix atau campur. Harga yang ditawarkan untuk 1 kasurnya terbilang murah karena dibawah Rp 250.000. 

Fasilitas umum yang diberikan oleh Seaesta Hotel seperti adanya Restaurant & Bar di Rooftop, Kolam renang, Hangout Space, Meja tennis, dan ruang Gym. Seaesta Hotel & Hostel ini bisa dibilang adalah penginapan yang sangat cocok untuk traveller yang suka bergaul dengan sesama traveller, menikmati tempat sosial, dan tentunya menyukai bertemu orang baru. Seaesta juga menyediakan kegiatan tiap harinya yang berbeda-beda, seperti adanya DJ, Live music, kegiatan Yoga, dan lain sebagainya di hangout space mereka. 

Kebetulan waktu sampai di Labuan Bajo,  jam sudah menunjukkan pukul 14.00 sehingga kami bisa langsung bergegas ke Seaesta Hotel karena waktu check in nya adalah pukul 14.00 dan waktu check out nya adalah pukul 12.00. Kami disambut oleh satpam di pintu gerbang depan dan langsung mengecek suhu badan kami. Kami dibantu oleh staff untuk membawakan koper kami karena lokasi meja resepsionis ternyata harus kebawah terlebih dahulu satu tingkat dibawah lokasi parkir. Kemudian kami disambut oleh resepsionis yang langsung menanyakan surat rapid antigen atau SWAB kami untuk pengecekan kesehatan. Saya juga diminta untuk mengisi 2 jenis form, yang pertama adalah form kesehatan yang berisikan riwayat perjalanan beserta gejala-gejala kesehatan jika dirasa tidak sehat. Form kedua berisikan aturan-aturan yang harus wisatawan patuhi selama mereka menginap di Seaesta Hotel. Salah satu poin yang benar-benar saya ingat karena unik adalah adanya pernyataan mengenai persetujuan wisatawan akan suara musik dan adanya live music hingga pukul 10 malam dan dilarang protes atas suara tersebut. Jadi ya, memang bisa disimpulkan kalau memilih Seaesta berarti kamu adalah tipe wisatawan yang suka bertemu orang baru, mengikuti alur dan suasana, vibing and chill. 

Kamar kami di Seaesta benar-benar sesuai dengan gambar yang ada di internet, sesuai dengan ekspektasi. Berbicara masalah kebersihan, kamarnya sangat bersih dan bagus untuk ukuran harga yang sangat terjangkau ini. Disediakan wifi yang password dan username nya diberikan saat check in. Selain itu, di dalam kamar fasilitas yang di dapat seperti TV LCD, Kasur double bed, Nakas, Handuk, Sanitary tools, kulkas, dan diberikan air minum 2 botol besar. Saya sangat mengapresiasi usaha untuk melakukan no plastic yang dilakukan oleh Seaesta, karena mereka memberikan 2 botol minum besar berbahan kaca bening. Kemudian kami dapat refill airnya di dekat area lobby atau resepsionis. Sehingga tidak ada botol minum plastik yang disediakan di dalam kamar. 

Kami sempat mencicipi makan di Seasta Hotel 2x, yaitu malam hari saat kami sedang bersantai di roofop hotel dengan memesan coconut water, beer, dan cemilan. Kemudian kami menikmati sarapan pagi kami yaitu Satay dan Sausage Wrap with Scramble Egg. Rasa yang disajikan terbilang enak dan cukup untuk mengisi perut yang kosong. Area sarapan berada di restaurant dan bar yang berada di rooftop hotel. Kekurangannya adalah hanya sedikit tempat yang tertutup atap, sisanya terbuka dan berada di pinggir kolam renang. Jika malam hari, kondisi ini tidak masalah karena kita bisa menikmati angin sepoy sepoy dan langit redup malam. Namun berbeda cerita jika kita sarapan pagi dimana matahari sudah terik dan udara mulai panas. Tempat makan dengan atap tentunya lebih nyaman dibandingkan yang terbuka. But well, that's a preference for everybody. 

Bicara soal harga makanan, terbilang pas menurut saya untuk ukuran makanan di sebuah hotel. Karena saya sempat datang ke sebuah restoran hotel lainnya di hari itu, saya dapat dengan jelas membandingkan harga makanan keduanya. Menurut saya harga makanan di Seaesta tidak overpriced, memang sewajarnya harga makanan di restaurant & bar sebuah hotel. Di tambah lagi, kami tidak dikenakan biaya minimum atau minimum charge untuk bersantai dan sekedar duduk disana walau hanya dengan beer atau coconut water.  



Tentunya banyak orang yang memilih sebuah hotel atau tempat menginap juga karena salah satunya adanya spot foto yang menarik, instagramable, dan estetika dari hotel tersebut. Jika dilihat dari faktor ini, banyak sekali spot foto yang bisa dijadikan tempat berfoto di Seaesta. Waktu kemarin saya datang, sayangnya payung-payung tenda yang berada di rooftop sedang di tutup, sehingga mengurangi objek foto saya. Namun, kita jadi bisa melihat pemandangan kapal-kapal yang ada di laut. Oh iya, jika mencari hotel atau penginapan yang memiliki pemandangan langsung ke laut, atau akses langsung ke laut, mungkin Seaesta bukanlah tempatnya. Karena kelebihan dan keunikan mereka memang menurut saya adalah hangout space nya dan aktivitas yang disediakan tiap harinya. Menjadi tempat komunal untuk berbagai kalangan bersantai dan menikmati hari. 

Jika harus menilai dengan skala 10, maka mungkin begini penilaiannya: 

- Service & Staff: 8/10

- Kamar: 9/10

- Makan: 8/10

- Suasana & fasilitas umum: 9,5/10

Overall, penilaian untuk Seasta Hotel Labuan Bajo menurut saya adalah 8,6/10. 

Saya juga akan merekomendasikan Seaesta bagi mereka yang traveling sendiri atau berdua karena disini bisa bertemu banyak teman dan sesama traveller dari berbagai negara. Traveling bersama teman, atau rame-rame juga rasanya akan menyenangkan jika menyewa dormitory room yang berisi 4 orang. Jika kamu tipe orang yang mudah bergaul, menyukai obrolan baru dengan strangers atau teman baru, bersantai di area hangout, tentu tempat ini cocok untukmu. 


Tidak di rekomendasikan untuk yang membawa Balita, bayi, atau keluarga (family trip). Untuk tujuan honeymoon juga menurut saya sebaiknya mencari hotel yang lebih cocok. Karena kembali lagi, masing-masing penginapan maupun hotel memiliki kelebihan kekurangan, dan tipe yang cocok untuk masing-masing wisatawan. 

Selamat mencoba yaa! 


Cheers, 

La Travel Journal 










Comments

Post a Comment